Model Risk-Based AI Governance dalam pendidikan tinggi Indonesia: Rekonstruksi kebijakan untuk mewujudkan integritas akademik
DOI:
https://doi.org/10.24071/usdb.v4.545Keywords:
Artificial Intelligence, Integritas Akademik, Pendidikan Tinggi, Risk-Based AI Governance, Tata KelolaAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi menimbulkan kebutuhan untuk membangun tata kelola yang mampu mengakomodasi manfaat teknologi sekaligus melindungi integritas akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan tata kelola pemanfaatan AI dalam pendidikan tinggi Indonesia dan merumuskan model kebijakan berbasis risiko yang membedakan penggunaan AI berdasarkan tingkat risiko serta menentukan kewajiban, pembatasan, pengawasan, dan pertanggungjawaban yang proporsional. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana kebijakan pemanfaatan AI dapat direkonstruksi melalui pendekatan Risk-Based AI Governance untuk membedakan penggunaan asistif, bersyarat, terbatas, dan tidak dapat diterima. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan melalui studi kepustakaan serta analisis kualitatif-yuridis terhadap peraturan, kebijakan, pedoman, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi Indonesia telah menyediakan prinsip kehati-hatian, keamanan, transparansi, akuntabilitas, perlindungan data, pengawasan, dan manajemen risiko, tetapi belum mengintegrasikannya dalam klasifikasi risiko AI yang spesifik untuk pendidikan tinggi. Penelitian menghasilkan model empat tingkat risiko yang terhubung dengan differentiated controls, human oversight, transparency/disclosure, monitoring dan audit, evaluasi, mitigasi, serta remediasi atau sanksi, dengan integritas akademik sebagai tujuan normatif utama.
Downloads
References
Abdurahman, A. (2026). Literasi berpikir kritis terhadap kecerdasan buatan. Nexus Books.
Balqis, A. N., Ramadhani, S. N., & Sumual, A. K. (2025). Risiko operasional dalam teknologi informasi: Kajian literatur mengenai mekanisme identifikasi, penilaian, dan dampaknya terhadap manajemen risiko. Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(1), 67–77. https://doi.org/10.65310/8hq2hc60
Khair, M. (2025). Pertanggungjawaban hukum developer terhadap pelanggaran hak cipta dalam penggunaan generative artificial intelligence berdasarkan hukum di Indonesia = Legal Liability of Developers for Copyright Infringement in the Use of Generative Artificial Intelligence Under Indonesian Law [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/50687/
Kumar, N. (2026). 81 AI in education statistics 2026 [Global usage & impact]. DemandSage. https://www.demandsage.com/ai-in-education-statistics/
Maruanaya, R. F., Tuhumena, W. A., Kurniawan, E. D. A., Ramli, R. B., Fahmi, N. M., Septian, F. I., Patty, H. W. M., & Dirga, M. F. (2026). Artificial intelligence dalam pendidikan: Peluang, etika, dan implikasi pedagogis. CV. Edu Akademi.
Murwanto, P., & Triayomi, R. (2025). Penggunaan GenAI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1648–1656. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1896
Navarrete-Cazales, Z., Cruz-Victoria, J. C., & Manzanilla-Granados, H. M. (2025). Autoría e integridad académica ante la inteligencia artificial generativa en educación superior. Revista Educación Superior y Sociedad (ESS), 37(2), 260–283. https://doi.org/10.54674/ess.v37i2.1174
Nuroini, I. (2026). Relevansi metode berpikir ilmiah di era artificial intelligence: analisis kritis terhadap transformasi proses penelitian akademik. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 5(2), 957–969. https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i2.7530
Ojanen, A. (2025). Technology neutrality as a way to future-proof regulation: The case of the Artificial Intelligence Act. European Journal of Risk Regulation, 16(4), 1440–1455. https://doi.org/10.1017/err.2025.10024
Parnther, C. (2020). Academic misconduct in higher education: A comprehensive review. Journal of Higher Education Policy And Leadership Studies, 1(1), 25–45. https://doi.org/10.29252/johepal.1.1.25
Putri, T. S., & Putra, M. R. S. (2024). Implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi: Peran manajemen risiko hukum bagi prosesor data pribadi. Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(4). https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/730
Raiwella, G. P., Paramyta, D. S., & Nasution, M. Y. F. H. (2025). The copyright ownership status of visual works generated by artificial intelligence. Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial Dan Hukum Islam, 6(1), 81–90. https://doi.org/10.58836/al-qanun.v6i1.24326
Ramadhani, N., Prasetyo, D., Supartha, I. K. D. G., & Judijanto, L. (2025). Report Writing: Teknik Menulis Laporan dengan Bantuan AI. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ridwan, A. (2025). Banyak mahasiswa pakai Gen AI untuk tugas akademis, terutama di Indonesia. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/pendidikan/statistik/6874b4a049de0/banyak-mahasiswa-pakai-gen-ai-untuk-tugas-akademis-terutama-di-indonesia
Risnawati, Suyono, Basuki, I. A., & Widyartono, D. (2026). Smart writing: Menulis kritis karya ilmiah dengan bantuan AI. Deepublish.
Sabri, M., & Wais, A. (2025). Artificial intelligence dalam pengukuran dan penilaian pendidikan: Kajian literatur dari perspektif inovasi evaluatif. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 16(2), 95–107. https://doi.org/10.21009/jep.v16i2.60738
UNESCO. (2026). Guidance for generative AI in education and research. https://www.unesco.org/en/articles/guidance-generative-ai-education-and-research
Wibowo, A. (2025). Regulasi aplikasi AI (artificial intelligence). Yayasan Prima Agus.
Willdahlia, A. G., Putra, D. M. D. U., Judijanto, L., Suandana, N. P. W., & Pramitha, G. D. (2026). Artificial intelligence dalam pendidikan tinggi: Membangun kesiapan kerja mahasiswa. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Yonatan, A. Z. (2025). 95% Mahasiswa RI gunakan AI dalam proses pembelajaran. GoodStats Data. https://data.goodstats.id/statistic/95-mahasiswa-ri-gunakan-ai-dalam-proses-pembelajaran-FIm7A
Yuliawan, D., & Andari, I. A. (2026). Integrasi kecerdasan buatan dalam penulisan ilmiah: Prinsip metodologis, batasan, dan pertimbangan etis bagi mahasiswa bidang kedokteran dan kesehatan. Deepublish.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alfin Dwi Novemyanto, Sigit Bayu Cahyanto, Fakhrur Rozi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




