Ketakterbatasan Martabat Manusia dan Ketimpangan Ekonomi: Tinjauan Etis berdasarkan Dignitas Infinita

Main Article Content

Gabriel Dibya Panata Lumanto

Abstract

Justice is inseparable from human dignity. When dignity is violated, a reaction naturally arises. The riots that broke out in several places in Indonesia at the end of August 2025 were a real example of this. The people’s suffering stood in stark contrast to the lavish and ostentatious lifestyles of members of the House of Representatives; this is a truly heartbreaking reality. In the light of Dignitas Infinita, this is a clear violation of human dignity. It is a gift from God, freely given to all people without exception and inherent. Social status or wealth has nothing to do with it; nothing can take it away. Yet government policies that in fact deepen poverty stand as undeniable evidence of this distortion. The flexing phenomena of wealth by public officials reveals how money has come to be valued and praised more highly than human dignity itself. As wealth continues to accumulate in the hands of a few, unemployment and poverty persist at alarming levels. In response, the Catholic Church firmly rejects every form of offense against human dignity—including the tolerance of poverty itself. The message of Dignitas Infinita remains profoundly relevant to Indonesia’s current reality. Members of the Catholic Church, and society at large, are called to be aware of these social injustices and to voice their concern through their respective callings and professions.


Abstrak


Keadilan senantiasa berelasi erat dengan martabat manusia. Ketika penodaan terjadi, reaksi penolakan akan timbul dengan sendirinya. Fenomena kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 di beberapa tempat di Indonesia merupakan contoh nyata. Penderitaan rakyat jelata disandingkan dengan gaya hidup mewah dan pamer dari para anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Kenyataan ini amat menggenaskan. Dalam terang Dignitas Infinita, apa yang terjadi sungguh merupakan pelanggaran terhadap martabat manusia. Martabat diberikan Tuhan dan melekat pada diri setiap orang tanpa kecuali. Status sosial dan jumlah harta tidak memberikan pengaruh. Apapun tidak dapat menghapusnya. Kebijakan pemerintah, yang malahan mengakibatkan kemiskinan, adalah bukti yang tidak terelakkan. Flexing aparat pemerintahan menunjukkan uang lebih dihormati dan disanjung ketimbang martabat manusia. Penumpukan kekayaan terus bertambah seiring dengan tingginya angka pengangguran dan kemiskinan. Implikasinya ialah bahwa Gereja Katolik menolak secara tegas segala bentuk pelanggaran terhadap martabat manusia. Pembiaran kemiskinan ialah salah satu aspeknya. Isi dokumen sangat relevan dengan keadaan Indonesia saat ini. Anggota Gereja Katolik, khususnya, serta rakyat Indonesia pada umumnya diajak untuk aware akan situasi sosial dan mengungkapkan kepeduliannya sesuai dengan profesi masing-masing.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Ketakterbatasan Martabat Manusia dan Ketimpangan Ekonomi: Tinjauan Etis berdasarkan Dignitas Infinita. (2026). Proceedings of The National Conference on Indonesian Philosophy and Theology, 4(1), 404-420. https://doi.org/10.24071/snf.4.1.289

References

Adi, Retno. “Dampak Flexing Anggota DPR Meningkatkan Kecemburuan Sosial, Tetap Bijak Menahan Diri Saat Keberhasilan Menghampiri,” Melintas (2 September 2025). https://www.melintas.id/ragam/346516106/dampak-flexing-anggota-dpr-meningkatkan-kecemburuan-sosial-tetap-bijak-menahan-diri-saat-keberhasilan-menghampiri (access 18.10.2025).

Alkitab Deuterokanonika. Jakarta: Lembaga Alitab Indonesia-Lembaga Biblika Indonesia, 2010.

Ambarwati, Vina M. “Aksi Warganet Malaysia-Thailand Pesankan Makanan via Online untuk Warga Indonesia yang Demo,” Kompas (1 September 2025). https://video.kompas.com/watch/1873173/aksi-warganet-malaysia-thailand-pesankan-makanan-via-online-untuk-warga-indonesia-yang-demo (access 21.10.2025).

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring,” tersedia dari https://kbbi.web.id/skandal (access 20.10.2025).

Brady, Bernard V. “Dignitas Infinita: A Syllabus of Errors for the 21st Century?” Journal of Moral Theology 13, no. 2 (2025). https://jmt.scholasticahq.com/article/121936-dignitas-infinita-a-syllabus-of-errors-for-the-21st-century (access 18.10.2025).

Costa, Fabio M. L. “PBB Kota Cirebon Naik hingga 1000 persen, Warga Berikan Batas Waktu Revisi,” Kompas (25 Agustus 2025). https://www.kompas.id/artikel/pbb-kota-cirebon-hingga-1000-persen-warga-berikan-batas-waktu-revisi (access 20.10.2025).

Dikasteri untuk Ajaran Iman. Dignitas Infinita (8 April 2024). Diterjemahkan oleh Th. Eddy Susanto SCJ. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia, 2024.

Dwi, Anugrah. “Demokrasi: Pengertian, Sejarah, dan Contohnya.” UMSU Program Pascasarjana (12 September 2023). https://pascasarjana.umsu.ac.id/demokrasi-pengertian-sejarah-dan-contohnya/ (access 17.10.2025).

Firyalfatin. “PBB Desak Pemerintah Indonesia Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM dalam Aksi Demonstrasi,” Hukum Online (2 September 2025). https://www.hukumonline.com/berita/a/pbb-desak-pemerintah-indonesia-selidiki-dugaan-pelanggaran-ham-dalam-aksi-demonstrasi-lt68b6853f2433f/ (access 20.10.2025).

Fransiskus, Fratelli Tutti. Diterjemahkan oleh T. Krispurwana Cahyadi SJ, tersedia dari https://keuskupanbandung.org/wp-content/uploads/2024/11/Fratelli-Tutti-1.pdf (access 21.10.2025).

Fransiskus. Evangelii Gaudium. Diterjemahkan oleh Martin Harun OFM dan T. Krispurwana Cahyadi SJ. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia, 2014.

Hendarto, Yohanes M. “Polarisasi Pascademo Berujung Rusuh,” Kompas, 15 September 2025.

Hikmah, Nuri Y. “VIDEO Paskah 2023 di Katedral, Ignatius Suharyo Singgung Soal Mafia dan Flexing Pejabat,” Wartakotalive (9 April 2023). tersedia dari https://wartakota.tribunnews.com/2023/04/09/video-paskah-2023-di-katedral-ignatius-suharyo-singgung-soal-mafia-dan-flexing-pejabat (access 28.10.2025).

Irfani, Faisal. “Teka-teki Orang Hilang dalam Demo Agustus dan Dugaan Teror Aparat – ‘Tolong Bantu Temukan Anak Saya,” BBC News Indonesia (18 September 2025). https://www.bbc.com/indonesia/articles/cj07my805lno (access 18.10.2025).

Jayanti, Hanifah D. “Ramai-ramai Kecam Aksi Brutal Aparat Saat Unjuk Rasa,” Hukum Online (29 Agustus 2025). https://www.hukumonline.com/berita/a/akademisi-hingga-organisasi-kampus-ramai-ramai-kecam-aksi-brutal-aparat-saat-unjuk-rasa-lt68b1d333a496a/ (access 20.10.2025).

Komisi Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian. “Kompendium Ajaran Sosial Gereja.” https://www.vatican.va/roman_curia/pontifical_councils/justpeace/documents/kompendium_text_id.pdf (access 17.10.2025).

Missionaries of Charity. “Our History.” https://missionariesofcharity.org/about-us/our-history/ (access 17.10.2025).

Presiden Republik Indonesia. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahum 1999 tentang Hak Asasi Manusia.” https://www.komnasham.go.id/files/1475231474-uu-nomor-39-tahun-1999-tentang-%24H9FVDS.pdf (access 21.10.2025).

Riyanto, Armada. “Sekilas Tentang Dokumen-Dokumen Ajaran Sosial Gereja,” Iman Katolik.: Media Informasi & Sarana Katekese. https://www.imankatolik.or.id/ajaran_sosial_gereja.html (access 17.10.2025).

Rochford, James. “Tax Collectors in Jesus’ Day,” Evidence Unseen. https://evidenceunseen.com/theology/historical-theology/tax-collectors-in-jesus-day (access 21.10.2025).

Sinaga, Nikson. Harga Bahan Pokok Melambung Tinggi.” Kompas (20 September 2025). https://www.kompas.id/artikel/harga-bahan-pokok-melambung-tinggi-dirut-bulog-turun-ke-pasar-pasar-di-sumut (access 19.10.2025).

Sulistyo, Dwi P., Stefanus Ato, et al. “Pengeroyokan di Awal Malam yang Berujung Penahanan 15 Jam,” Kompas (30 September 2025). https://www.kompas.id/artikel/pengeroyokan-di-awal-malam-yang-berujung-penahanan-15-jam (access 21.10.2025).

Sumarni. “Anggota DPRD Bebizie Flexing Liburan Mewah di Eropa, Isu Jadi Ani-Ani Pejabat Diungkit,” Suara.com (26 Agustus 2025). https://www.suara.com/entertainment/2025/08/26/152002/anggota-dprd-bebizie-flexing-liburan-mewah-di-eropa-isu-jadi-ani-ani-pejabat-diungkit (access 21.10.2025).

Susanta, Yohanes K. “Dosa Pemimpin Israel dan Eksesnya bagi Kehidupan Umat Menurut Amos 5,” Track: Jurnal Kepemimpinan Kristen, Teologi, dan Entrepreneurship 2, no. 01 (2023). https://ejurnal.stepsmg.ac.id/home/article/download/34/61/298 (access 21.10.2025).

Susanto, Agus. “Pemakaman Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak,” Kompas (29 Agustus 2025). https://www.kompas.id/artikel/pemakaman-affan-kurniawan-di-tpu-karet-bivak (access 21.10.2025).

Tim Detik Kalimantan. “Joget hingga Tunjangan, Ini Sederet ‘Aksi’ Anggota DPR yang Tuai Kritikan,” Detik Kalimantan (25 Agustus 2025). https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8077301/joget-hingga-tunjangan-ini-sederet-aksi-anggota-dpr-yang-tuai-kritikan (access 20.10.2025).

Tim Detikcom. “Saat Kardinal Suharyo Kutip Paus hingga Nasaruddin di Momen Paskah,” Detiknews (20 April 2025). https://news.detik.com/berita/d-7877533/saat-kardinal-suharyo-kutip-paus-hingga-nasaruddin-di-momen-paskah (access 28.10.2025).

Wicaksono, P. dan Intan S. “Tujuh Orang Tewas dalam Demonstrasi Agustus 2025, Siapa Saja Mereka?” Tempo (1 September 2025). https://www.tempo.co/politik/tujuh-orang-tewas-dalam-demonstrasi-agustus-2025-siapa-saja-mereka--2065432 (access 20.10.2025).