Menemukan Masa Depan Bersama dalam Etika Keberlanjutan sebagai Bingkai Ekologi Integral dan Politik Persaudaraan
Main Article Content
Abstract
The crisis of environmental degradation, socio-economic inequality, and global political disorientation underscores the urgency of a new ethical paradigm that unites ecological responsibility with socio-political commitment. This study proposes sustainability ethics as a moral imperative to discover a shared future within the framework of integral ecology and the politics of fraternity. This idea is rooted in two key documents by Pope Francis: Laudato Si’ and Fratelli Tutti. The Laudato Si’ document introduces the concept of integral ecology a holistic framework that rejects the dichotomy between environmental, economic, and social issues. Meanwhile, Fratelli Tutti emphasizes the urgency of the politics of fraternity politics founded on social love, solidarity, and the common good. Both documents have direct relevance to contemporary issues such as climate change, forced migration, extreme poverty, environmental exploitation, and growing political polarization. Integral ecology offers an ethical vision that unites ecological and social dimensions, while the politics of fraternity provides a practical framework for building a more just and inclusive world order. The focus of this research is to view sustainability ethics as humanity’s moral duty to uphold dignity, solidarity, and the preservation of our “common home” for a better planet. The study employs a literature review method.
Abstrak
Krisis degradasi lingkungan, ketimpangan sosial-ekonomi, dan disorientasi politik global menegaskan urgensi lahirnya sebuah paradigma etis baru yang menyatukan tanggung jawab ekologis dengan komitmen sosial-politik. Penelitian ini mengajukan etika keberlanjutan sebagai imperatif moral untuk menemukan masa depan bersama dalam bingkai ekologi integral dan politik persaudaraan. Gagasan ini berakar pada dua dokumen Paus Fransiskus yaitu Laudato Si’ dan Fratelli Tutti. Dokumen Laudato Si’ memperkenalkan konsep ekologi integral, yakni kerangka holistik yang menolak dikotomi antara persoalan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Sementara itu, dokumen Fratelli Tutti menekankan urgensi politik persaudaraan, yaitu politik yang berlandaskan cinta kasih sosial, solidaritas, dan kebaikan bersama. Kedua dokumen ini memiliki relevansi langsung dengan masalah kontemporer seperti perubahan iklim, migrasi paksa, kemiskinan ekstrem, eksploitasi alam, serta polarisasi politik yang kian tajam. Ekologi integral menawarkan visi etis yang menyatukan dimensi ekologis dan sosial. Sementara politik persaudaraan menyediakan kerangka praksis untuk membangun tata dunia yang lebih adil dan inklusif. Fokus penelitian adalah melihat etika keberlanjutan sebagai kewajiban moral umat manusia untuk menjaga martabat, solidaritas, dan kelestarian “rumah bersama” demi alam yang lebih baik. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Proceedings of the National Conference on Indonesian Philosophy and Theology is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
How to Cite
References
Abduh, Moh Rifa'I. “Kerjasama Ekonomi Lintas Iman: Studi terhadap Peran Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lereng Merapi.” Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 12, No. 1 (Januari 2016): 39-57.
Abduh, Mohamad, Asep Samsul Ma'arif, Dian Ari, Nita Novia Nurmalawati, dan Reddy Unaedi. “Implementasi gaya hidup berkelanjutan masyarakat Suku Baduy Banten.” Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3, No. 2 (2023): 607-614
Anugerah, Boy. “Urgensi Pengelolaan Pendengung (Buzzer) Melalui Kebijakan Publik Guna Mendukung Stabilitas Politik Di Indonesia”. Jurnal Lemhannas RI Vol. 8, No. 3 (2022): 155-71 https://doi.org/10.55960/jlri.v8i3.340
Darmadi, Daud. “Membangun Komunitas Kasih di Sekolah Kristen: Kajian Sosiologis Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Relasi Sosial yang Inklusif dan Transformatif”. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia Vol. 5, No. 1 (September 2025): 45-6 https://doi.org/10.54592/ajbn7s62
Fransiskus, Paus. Fratelli Tutti: Tentang Persaudaraan dan Persahabatan Sosial. Seri Dokumen Gerejawi No. 124. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2021.
Fransiskus, Paus. Laudato Si ’: Tentang Perawatan Rumah Kita Bersama. Seri Dokumen Gerejawi No. 98. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI, 2016.
Haward, Ambrosius S. “Ekologi Integral: Alternatif Dalam Krisis Lingkungan Hidup.” MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR) Vol. 37, No. 2 (2021): 152-176. https://doi.org/10.26593/mel.v37i2.6295
Herman, Herman, Hery Saparjan Mursi, Ahmad Khoirul Anam, Ahmad Hasan, and Ade Naelul Huda. “Relevansi Dekadensi Moral Terhadap Degradasi Lingkungan”. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur ’an Dan Tafsir Vol. 8, No.1 (2023): 79-95 https://doi.org/10.30868/at.v8i01.4329
Intan Veronica, Dini, Muhammad Iqbal Fasa, dan Suharto. 2022. “Pemanfaatan Sumber Daya Alam Terhadap Pembangunan Berkelanjutan dalam Perspektif Ekonomi Islam.” Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol. 9, No. 2 (Juni 2022): 200-210. https://doi.org/10.53429/jdes.v9i2.391
Nalut, Maksimilianus Petong, dan Egidius Agu. “Misi Keadilan Perspektif Ensiklik Fratelli Tutti.” Jurnal Pelayanan Pastoral Vol. 5, No. 2 (Oktober 2024): 109-121. https://doi.org/10.53544/jpp.v5i2.642
Putra, Adi, and Yane Henderina Keluanan. “Dampak Kejatuhan Manusia Terhadap Kerusakan Ekologi Menurut Kejadian 3.” HUPERETES Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3, No.2 (Juni 2022): 116-126 https://doi.org/10.46817/huperetes.v3i2.98
Romario, Eka, dan Armada Riyanto. “Relasionalitas Hubungan Manusia Dan Alam Semesta Dalam Fenomena Anomali Iklim Di Indonesia”. Journal Scientific of Mandalika (JSM) Vol. 5, No. 6 (2024): 265-274. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol5iss6pp
Saebah, Nur, dan Alit Merthayasa. “Peran Kepemimpinan dalam Mengelola Perubahan Bisms yang Disebabkan oleh Krisis Global.” Syntax Idea Vol. 5, No.7 (2023): 865-871. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i7.2517
Simangunsong, Bestian. “Kemitraan Human Dan Non-Human: Kebajikan Ekologis Dalam Pelestarian Rumah Kita Bersama.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Vol. 7, No. 1 (Oktober 2022): 366-383
Sitepu, Mitsiebenson, dan Lorenzius Rendy Pradana. “Membangun Semangat Persaudaraan Universal menurut
Ensiklik Fratelli Tutti dalam Konteks Bhineka Tunggal Ika.” Rajawali Vol. 20, No. 2 (April 2023): 51-58.
Supeno, Bambang Joyo. “Interkorelasi: Peradaban Manusia Dan Pembaharuan Hukum”. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol. 3, No. 4 (2025): 382-391
Syaifulloh, Arief K. “Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir Merapi di Klaten” Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan Vol. 2, No. 2 (September 2021): 147-161 https://doi.org/10.18196/jphk.v2i2.9990.